Jawa Pos Radar Madiun – Pelantikan rektor Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) periode 2026–2030 telah digelar pada Selasa (3/2). Dalam pelantikan tersebut, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., kembali terpilih sebagai rektor. Dia merupakan calon tunggal yang diusulkan senat.
Senyum terlihat di wajah Supri setelah menyampaikan pidato pelantikan.
Didampingi keluarga, pria kelahiran 19 November 1966 itu menerima ratusan ucapan selamat dari kolega, senat, dan para dosen yang hadir dalam pelantikan tersebut.
Dalam periode kepemimpinannya empat tahun mendatang, Supri menjelaskan bahwa ada beberapa program prioritasnya.
Di antaranya, penguatan tata kelola perguruan tinggi atau Good University Governance. Target itu dinilai sangat penting dikembangkan.
Tujuannya untuk menjamin keberlanjutan institusi, meningkatkan mutu akademik, serta memperkuat daya saing UNIPMA di tingkat nasional.
’’Tata kelola yang transparan, akuntabel, efisien, dan partisipatif menjadi kunci. Ini juga menjadi pijakan kami untuk mengejar target besar UNIPMA, yakni meraih Akreditasi Unggul institusi pada 2027,’’ terangnya.
Supri mengungkapkan, harapan untuk meraih itu semua didukung dengan capaian akademik yang terus meningkat.
Hingga saat ini, UNIPMA telah memiliki sembilan program studi berakreditasi unggul.
Antara lain, S2 Pendidikan IPS, S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, S1 Pendidikan Fisika, S1 Pendidikan PPKn, S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, S1 Pendidikan Biologi, S1 Pendidikan Ekonomi, S1 PGSD, dan S1 Pendidikan Matematika.
Pada 2026, sejumlah program studi lain juga dijadwalkan menjalani asesmen lapangan dengan target menambah jumlah program studi berakreditasi unggul.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi institusi dalam memperkuat kualitas akademik secara menyeluruh.
Selain itu, peningkatan kualitas SDM terus digenjot. Sepanjang 2025, jumlah dosen bergelar doktor di UNIPMA meningkat hingga mencapai 100 orang.
Di samping itu, UNIPMA juga telah memiliki empat guru besar dan ditargetkan bertambah dua profesor pada 2026 sehingga total menjadi enam guru besar.
’’Peningkatan kualifikasi dosen akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Kami juga mendorong penguatan riset kolaboratif agar hasil penelitian terintegrasi dengan proses pembelajaran,’’ jelas Supri.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat akademik, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
Karena itu, UNIPMA akan terus memperkuat kolaborasi, baik internal maupun eksternal.
’’Modal terbesar kami adalah kekompakan sivitas akademika. Jika internal solid, itu menjadi kekuatan besar untuk membawa UNIPMA semakin berkembang dan berkualitas,’’ pungkasnya. (afi/her/*)
Biodata Rektor Unipma
Nama: Supri Wahyudi Utomo
Tempat tanggal lahir: Madiun, 19 November 1966
Jabatan
1993-1999 : Dosen Pendidikan Akuntansi IKIP PGRI Madiun
1999-2004 : Asisten Pembantu Rektor 3
2007-2011 : Dekan FP IPS 2007-2011
2011-2015 : Kepala keuangan IKIP PGRI Madiun
2015-2021 : Wakil rektor 2 Unipma
2022-2026 : Rektor Unipma Periode I
2026-2030 : Rektor Unipma Periode II
Riwayat Pendidikan
MI Islamiyah Madiun Lulus Tahun 1981
MTsN Madiun Lulus Tahun 1984
SMEAN/SMKN 2 Madiun Lulus Tahun 1987
S1 Pendidikan Akuntansi IKIP Surabaya/UNESA Lulus Tahun 1992
S2 Teknologi Pembelajaran/TEP Universitas PGRI Adibuana Surabaya Lulus Tahun 2002
S3 Ilmu Pendidikan UNS Surakarta Lulus Tahun 2019
Editor : Mizan Ahsani