Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

THR ASN Madiun 2026: Anggaran Diprediksi Tembus Rp 19,5 M Seiring Naiknya Kuota PPPK

Mizan Ahsani • Selasa, 24 Februari 2026 | 05:39 WIB

Ilustrasi Foto THR (Dokumen Jawa Pos Radar Madiun)
Ilustrasi Foto THR (Dokumen Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Madiun – Momen pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi angin segar bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.

Meski Lebaran 2026 masih beberapa pekan ke depan dan Peraturan Wali Kota (Perwal) belum diterbitkan, kita sudah bisa mengintip proyeksi besaran anggaran THR tahun ini.

Melihat rekam jejak penyaluran dari tahun 2023 hingga 2025, dinamika komposisi kepegawaian di Kota Pendekar mengalami pergeseran yang cukup signifikan.

Hal ini tentu akan berdampak langsung pada postur anggaran THR 2026.

Membaca Tren Historis (2023–2025)

Jika kita membedah data tiga tahun ke belakang, terlihat pola yang sangat jelas terkait jumlah pegawai dan alokasi dana:

Penurunan Jumlah PNS: Angka PNS terus menyusut secara alami karena purna tugas. Dari 2.930 total ASN pada 2023, jumlah PNS turun menjadi 2.692 orang (2024), dan menyusut lagi menjadi 2.571 orang (2025).

Lonjakan Kuota PPPK: Sejalan dengan kebijakan pengangkatan tenaga honorer, jumlah PPPK melonjak drastis dari 549 orang (2024) menjadi 718 orang pada 2025.

Kenaikan Anggaran: Total realisasi anggaran terus merangkak naik, dari Rp 15,6 Miliar (2023) menjadi Rp 18,8 Miliar (2025).

Proyeksi Rincian THR Pemkot Madiun Tahun 2026

Total anggaran THR Kota Madiun untuk tahun 2026 diproyeksikan menyentuh Rp 19 Miliar hingga Rp 19,5 Miliar untuk menjangkau sekitar 3.600 penerima.

Angka tersebut berdasarkan analisis pergeseran jumlah pegawai dan asumsi kenaikan berkala komponen gaji pokok.

Berikut adalah estimasi rinciannya per kategori:

PNS: Diproyeksikan tersisa sekitar 2.450 – 2.500 orang. Alokasi anggaran diperkirakan mencapai Rp 12,8 Miliar – Rp 13,2 Miliar.

PPPK: Diproyeksikan melonjak hingga 850 – 900 orang seiring pembukaan formasi baru. Alokasi anggarannya berkisar di angka Rp 3,2 Miliar – Rp 3,5 Miliar.

Tenaga Kontrak: Diproyeksikan stabil atau sedikit menurun di kisaran 200 – 240 orang, dengan alokasi dana Rp 500 Juta – Rp 600 Juta.

Pejabat Negara (Wali Kota & Wakil Wali Kota): Tetap 2 orang dengan proyeksi anggaran Rp 11 Juta – Rp 12 Juta.

Anggota DPRD: Tetap 30 orang dengan proyeksi alokasi Rp 115 Juta – Rp 125 Juta.

Baca Juga: THR PNS dan TNI-Polri Cair Pekan Pertama Ramadhan, Lalu Kapan THR Swasta Dibayarkan?

Dengan proyeksi dana segar belasan miliar yang akan cair ke kantong para abdi negara, Pemkot Madiun melalui pimpinan daerahnya selalu menitipkan pesan penting setiap tahunnya.

Uang THR diharapkan tidak mengalir ke luar daerah.

ASN diwajibkan untuk membelanjakan THR mereka di UMKM lokal agar roda perekonomian Kota Madiun semakin menggeliat menjelang Idulfitri.

Selain itu, kebiasaan kalap berbelanja dan mengonsumsi makanan berlebihan saat Lebaran juga harus dihindari agar tidak memicu lonjakan pasien di rumah sakit akibat masalah kesehatan.

Kini, ribuan ASN Kota Madiun tinggal menanti ketukan palu Perwal 2026 agar dana belasan miliar tersebut bisa segera disalurkan dan dinikmati bersama keluarga. (*)

*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#umkm #2026 #tunjangan #Proyeksi #kota madiun #ramadhan #thr #PPPK #pns #THR ASN #Kuota PPPK #tunjangan hari raya #asn