KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - 105 tahun sudah Kota Madiun berdiri. Momen spesial itu ditandai dengan upacara dan tasyakuran di Alun-Alun Kota Madiun kemarin (20/6). Selain sebagai tanda bersyukur, momen itu menjadi arena refleksi. Dalam acara tersebut, Wali Kota Maidi bersyukur bisa mengemban amanah.
Dia berterima kasih atas dukungan seluruh elemen dalam membangun Kota Madiun. ‘’Selama empat tahun ini, Kota Madiun mendapatkan 209 penghargaan. Dan, nama Kota Madiun telah dikumandangkan di (tingkat) provinsi, nasional dan internasional,’’ kata Maidi selesai mengikuti upacara HUT ke-105 Kota Madiun.
Sejak dilantik pada 29 April 2019, banyak capaian positif yang diraih Maidi. Di antaranya, indeks pembangunan manusia (IPM) mencapai 82,01. Pertumbuhan ekonomi hingga 5,52 persen, angka kemiskinan tinggal 4,76 persen, usia harapan hidup (UHH) tercatat 73,13 tahun dan meningkatnya realisasi investasi.
Selain itu, menurutu Maidi, hasil pembangunan di Kota Madiun tidak lepas dari jasa para pemimpin pendahulunya. Karena itu deretan foto sejumlah mantan wali kota sengaja dipajang di tengah alun-alun. Mulai dari Achmad Ali (1999–2004),
Djatmiko Royo Saputro alias Kokok Raya (2004–2009), Bambang Irianto (2009–2016), Sugeng Rismiyanto (2017–2019) dan Maidi (2019–sekarang). ‘’Masa lalu yang baik itu harus dipedomani untuk perubahan di masa akan datang,’’ ujarnya.
Meski begitu, dia mengakui bahwa masih ada sejumlah pekerjaan besar yang ingin diselesaikannya di sisa masa tugasnya. Bahkan, dia menyebut pembangunan yang selama ini dijalankannya baru 60 persen.
‘’Kalau masyarakat memang menghendaki (menjadi wali kota Madiun lagi) akan saya selesaikan. Sebaliknya, apabila masyarakat tidak menghendaki, ya apa boleh buat,’’ kata Maidi.
Dalam kesempatan tersebut, Maidi memang tidak menjelaskan secara tersirat apakah dirinya akan kembali macung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun depan atau tidak. Dia lebih menyerahkan semua itu kepada masyarakat Kota Madiun. ‘’Yang jelas, saya serahkan kepada masyarakat. Jika memang masyarakat masih membutuhkan saya,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani