Gaya Hidup Internasional Jatim Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Opini Pacitan Ponorogo

Kader Posyandu Kota Madiun Dilatih Pakai Antropometri

Mizan Ahsani • 2023-07-12 23:00:00
TEKAN STUNTING: Petugas dari dinkes-ppkb melatih para kader posyandu menggunakan antropometri kit di Wisma Haji Kota Madiun kemarin (11/7). (DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN)
TEKAN STUNTING: Petugas dari dinkes-ppkb melatih para kader posyandu menggunakan antropometri kit di Wisma Haji Kota Madiun kemarin (11/7). (DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Akurasi pemeriksaan pengukuran bayi distandarisasi. Jika sebelumnya posyandu menggunakan alat timbang konvensional berupa dacin, saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan antropometri kit.

Sesuai rencana, alat ukur itu akan disebar di 270 posyandu untuk kegiatan bulan timbang pada Agustus mendatang. ‘’Harapannya, saat bulan timbang nanti seluruh alat ukur sudah bisa kami bagikan di setiap posyandu,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun dr Denik Wuryani kemarin (11/7).

Namun demikian, saat ini baru tersedia satu unit antropometri kit. Kemarin, seluruh kader kesehatan posyandu mendapatkan pelatihan penggunaan alat ukur tersebut. Mulai dari stadiometer (alat ukur tingi badan), infantometer (alat ukur panjang badan), alat ukur lingkar kepala atau LiLA (alat ukur indeks massa tubuh), dan timbangan digital. ‘’Kami lakukan pelatihan secara massal dulu. Sebab, alat ukur antropometri masih proses pengadaan barang,’’ terang Denik.

Denik berharap pengadaan alat ukur tersebut sudah selesai bulan ini. Sehingga, antropometri bisa langsung digunakan ketika masuk bulan timbang. ‘’Lebih dahulu kami melatih kader posyandu untuk menggunakan alat antropometri secara baik dan benar. Karena pengukuran angka antropometri ini menjadi salah satu tolok ukur akurasi data dalam penanganan stunting,’’ jelasnya.

Sebagaimana diketahui, angka prevalensi stunting di Kota Madiun turun. Dari sebelumnya, 12,4 persen pada 2021 menjadi 9,7 persen tahun lalu. (rdl/her)

Editor : Mizan Ahsani
#antropometri #kota madiun #Stunting #posyandu