KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Program pembangunan Kota Madiun tahun depan mulai disusun Wali Kota Maidi. Meski bakal lengser akhir tahun nanti, tapi dirinya bersama dengan Wawali Inda Raya tetap memiliki kesempatan untuk mengatur program pada APBD 2024. Ini karena dia masih terlibat dalam proses penyusunan dokumen KUA-PPAS 2024.
Menurut Maidi, penentuan program prioritas harus berdasar pada hasil penelaahan permasalahan pembangunan dan perumusan isu strategis. Tahun ini, perumusan prioritas pembangunan didasarkan pada sinkronisasi program prioritas pembangunan skala nasional dan provinsi.
Selain itu, perumusan juga melihat pada sejumlah isu strategis yang berkembang dan berdasarkan rekomendasi pokok pikiran (pokir) anggota DPRD. ‘’Skala prioritas menyelesaikan sisa RPJMD 2019–2024 yang belum tuntas. Prinsipnya, isu strategis dan kebutuhan mendasar yang menyangkut kesejahteraan masyarakat Kota Madiun tidak boleh ditunda dan harus dikejar. Ini yang kami lakukan,’’ jelas Maidi kemarin (20/7).
Saat ini, pembangunan infrastruktur Ring Road Timur (RRT) menjadi salah satu prioritas pembangunan yang tengah dikejar. Sebab, menurutnya, pembangunan RRT memiliki potensi dan dampak besar bagi perekonomian Kota/Kabupaten Madiun. ‘’RRT menjadi salah satu pembangunan prioritas yang belum tuntas. Namun, saat ini dalam proses untuk direalisasikan,’’ kata mantan Sekda Kota Madiun itu.
Seandainya megaproyek tersebut goal, kata Maidi, perekonomian Kota Madiun bakal terkerek. ‘’Tahun ini menjadi tantangan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi. UMKM sebagai ekonomi penyangga akan terus kami jaga. Ini untuk menuju potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih besar,’’ ujarnya.
Maidi menambahkan, pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing patut diperhatikan. Saat ini, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Madiun berada pada angka 82,01. ‘’Pembangunan ekonomi harus diiringi pembangunan SDM. Program bantuan biaya sekolah hingga fasilitas penunjang pendidikan serta teknologi digitalisasi terus kami cukupi. Hasilnya, IPM Kota Madiun tertinggi ketiga se-Jatim dibanding daerah lain,’’ sumbar Maidi.
Di samping itu, Maidi juga tengah membangun SDM untuk generasi emas 2045. Dia menekankan pentingnya anak-anak saat ini beradaptasi dengan teknologi. ‘’Generasi emas mulai kami siapkan. Anak-anak harus peka pada perubahan dan harus ikut dalam setiap perubahan. Jangan sampai menjadi korban perubahan,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani