Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Legislatif-Eksekutif Sahkan Raperda APBD 2024 Kota Madiun, Sepakati Empat Program Prioritas

Mizan Ahsani • 2023-11-03 21:00:00
SAH: Pimpinan DPRD Istono dan Armaya bersama Wali Kota Maidi beserta Wawali Inda Raya meneken nota kesepahaman penetapan raperda APBD 2024 menjadi perda, Kamis (2/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
SAH: Pimpinan DPRD Istono dan Armaya bersama Wali Kota Maidi beserta Wawali Inda Raya meneken nota kesepahaman penetapan raperda APBD 2024 menjadi perda, Kamis (2/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang APBD 2024 disahkan DPRD dan Pemkot Madiun, Kamis (2/11).

Pengesahan raperda terkait APBD Kota Madiun tahun depan itu didahului dengan penyampaian pandangan akhir semua fraksi.

‘’Alhamdulillah legislatif dan eksekutif menyepakati raperda APBD 2024 untuk ditetapkan menjadi perda,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono.

Kendati sudah disahkan, Istono mengungkapkan bahwa raperda itu masih disertai saran dan masukan. Hanya, catatannya masih konteks wajar.

‘’Mayoritas fraksi memberikan apresiasi atas keberhasilan kepemimpinan MaDa (Maidi-Inda Raya) 2019–2023. Ini kado spesial MaDa dalam mengabdikan diri membangun Kota Madiun,’’ terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan raperda APBD 2024 telah mengakomodir seluruh program sesuai dengan RPJMD 2019–2024.

Termasuk di antaranya program yang concern untuk mengurangi angka kemiskinan dengan nilainya anggaran sebesar Rp 241,1 miliar.

‘’Raperda APBD 2024 memihak rakyat. Posting anggaran pemberdayaan hingga bantuan sosial luar biasa nilainya. Ini bukti Pemkot Madiun sangat peduli terhadap warganya,’’ ujar Istono.

Sementara itu, Wali Kota Maidi menyatakan rancangan APBD 2024 sudah sesuai dengan visi-misinya.

Pun, sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat masih menjadi fokusnya tahun depan. ‘’Desain raperda APBD 2024 masih (produk) MaDa,’’ ucapnya.

Menurutnya, ada empat program prioritas yang ditetapkan tahun depan.

Meliputi penguatan penerapan reformasi birokrasi berbasis smart city; peningkatan kemandirian ekonomi yang inklusif untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, percepatan kualitas hidup masyarakat melalui inklusifitas sosial; serta penguatan infrastruktur yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.

‘’Prinsipnya, semua program untuk kesejahteraan masyarakat tidak boleh ditunda. Infrasturktur yang tidak berkaitan dengan pembangunan ekonomi boleh dikurangi,’’ kata Maidi. (ggi/her/*)

Editor : Mizan Ahsani
#dprd #pemkot #madiun #apbd