Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Waspada! Temuan DBD di Kota Madiun Naik Lipat Dua

Mizan Ahsani • Sabtu, 16 Desember 2023 | 16:00 WIB
DIASAPI: Petugas dari Dinkes-PPKB Kota Madiun melakukan fogging di lingkungan Perumahan Panorama Wilis setelah seorang warga Demangan positif DBD kemarin (15/12). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
DIASAPI: Petugas dari Dinkes-PPKB Kota Madiun melakukan fogging di lingkungan Perumahan Panorama Wilis setelah seorang warga Demangan positif DBD kemarin (15/12). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

TAMAN, Jawa Pos Radar Madiun – Teror nyamuk Aedes Aegypti makin menjadi-jadi. Sejumlah warga Kota Madiun dilaporkan tumbang gegara digigit nyamuk demam berdarah itu.

Teranyar, seorang bocah 11 asal Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman mesti dirawat di rumah sakit setelah kehilangan banyak cairan lantaran menderita demam berdarah dengue (DBD).

Kemarin (15/12), penanganan dampak DBD dilakukan dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Dinkes-PPKB) dengan cara fogging.

Beberapa rumah sekitar tempat tinggal penderita diasapi.

‘’Memasuki musim penghujan sangat rawan terjadi peningkatan jumlah jentik-jentik nyamuk terutama di lingkungan rumah,’’ terang Penanggungjawab DBD Dinkes-PPKB Kota Madiun Dhia Irfan Hanif di sela kegiatan fogging di Perumahan Panorama Wilis.

Selain anak-anak berumur 11 tahun tersebut, kata dia, sebenarnya ada dua warga lainnya yang suspect DBD.

Hanya saja, sampai saat ini belum dilakukan pengecekan kembali terkait perkembangan kondisi kesehatan dua warga yang dimaksud.

‘’Selain di Demangan, sebenarnya kasus DBD juga terjadi di Manisrejo,’’ imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat delapan warga Manisrejo terjangkit DBD. Sebagian di antaranya sudah sembuh dan beberapa lainnya masih dirawat.

‘’Kami berharap kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaaan terhadap demam berdarah,’’ harap Irfan.

Permintaan fogging telah diajukan pihak kelurahan ke dinkes-PPKB. Rencananya, pengasapan akan dilakukan pada Senin (18/12) mendatang.

‘’Sebetulnya fogging bukan solusi utama dalam penanganan DBD, melainkan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk oleh masyarakat. Itu jauh lebih efektif dibandingkan fogging,’’ jelas Irfan. (mg1/her)

Tips Pencegahan DBD

  1. Menerapkan 3M Plus
  2. Memasang kelambu
  3. Menggunakan obat oles anti nyamuk
  4. Memakai celana-pakaian lengan panjang
  5. Tidak menggantung pakaian di kamar
  6. Menanam tanaman pengusir nyamuk

 

Editor : Mizan Ahsani
#dinkes #kota madiun #demam berdarah #dbd