KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ribuan warga mulai meninggalkan Kota Madiun dari Terminal Purboyo, Senin (1/1).
Mereka kembali ke perantauan dengan tujuan Jakarta, Surabaya, dan Jogjakarta setelah hampir sepekan berada di Kota Madiun menghabiskan libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Purboyo Agung Jaya mengungkapkan, puncak arus balik libur Nataru terjadi tadi malam.
Total ada sekitar 9–10 ribu orang pergi meninggalkan Kota Madiun menggunakan armada bus dari Terminal Purboyo.
‘’Diperkirakan gelombang arus balik akan terjadi hingga besok (hari ini, Red),’’ katanya.
Setelah itu, gelombang arus balik kedua diprediksi bakal terjadi antara 5–6 Januari.
Mereka yang bepergian pada tanggal tersebut merupakan para pekerja pabrik di Surabaya Raya lantaran kebagian jatah cuti atau libur Nataru belakangan.
‘’Perkiraan juga ada arus balik (gelombang) kedua pada Jumat (5/1) dan Sabtu (6/1) mendatang. Rata-rata ada sekitar 7–8 ribu penumpang,’’ ungkap Agung.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh perusuhan otobus (PO) mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik libur Nataru.
Pun, memfungsikan gedung A dan B untuk menampung lonjakan penumpang di Terminal Purboyo.
‘’Lebih lanjutnya, kami koordinasikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait potensi ada tidaknya lonjakan penumpang hingga 8 Januari 2024,’’ terangnya.
Agung menambahkan, libur Nataru menjadi momen perdana yang dihadapi Terminal Purboyo setelah selesai direvitalisasi.
Selanjutnya, hasil revitalisasi bangunan terminal akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo secara virtual berbarengan dengan Terminal Mendolo di Purworejo dan Terminal Patria di Blitar.
‘’Diresmikan secara virtual zoom,’’ ujarnya. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani