KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Musim mudik Lebaran masih sekitar satu bulan lagi. Tapi, penjualan tiket kereta api (KA) dengan tujuan stasiun di Daop 7 Madiun saat momen tersebut nyaris ludes.
‘’Tiket KA reguler periode 31 Maret–21 April sudah terjual 41.525 tiket. Atau 61 persen dari total tiket yang tersedia sebanyak 67.980 tiket,’’ terang Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo, Minggu (10/3).
Pihaknya memperkirakan jumlah tiket yang terjual terus bergerak hingga mendekat Lebaran. Bahkan, sisa tiket sebanyak 26.455 lembar untuk KA reguler bisa saja ludes dalam hitungan 1–2 pekan ke depan. ‘’Karena sampai saat ini proses penjualannya masih berlangsung,’’ ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi peningkatan volume penumpang, pihaknya menyediakan KA tambahan pada saat musim mudik Lebaran nanti. K
husus di Daop 7 Madiun, KA Brantas Tambahan Blitar-Pasarsenen bakal dikerahkan. Namun, hanya sebatas melayani tiket kelas bisnis dan ekonomi. ‘’KA Brantas Tambahan akan beroperasi mulai 31 Maret–21 April,’’ ungkap Kuswardoyo.
Sementara bagi pemudik yang tak kebagian tiket KA dengan keberangkatan dari stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, bisa menggunakan KA lain. Seperti KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir, KA Pasundan Tambahan Surabaya Gubeng-Kiaracondong, KA Malioboro Ekspres Malang Purwokerto, dan KA Sancaka Yogyakarta–Surabaya Gubeng.
‘’Ke depan, KAI ada kemungkinan membuka KA-KA tambahan untuk Lebaran lainnya secara bertahap,’’ terangnya. (ggi/her)