Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Libur Panjang Nyepi dan Awal Ramadan, Okupansi Hotel di Kota Madiun Turun

Erlita H • 2024-03-12 21:00:00

 

PENGINAPAN: Momen liburan Lebaran berdampak signifikan pada tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
PENGINAPAN: Momen liburan Lebaran berdampak signifikan pada tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KARTOHARJO, Jawa Pos Radar Madiun – Sektor pariwisata di Kota Madiun terdampak momen liburan Hari Raya Nyepi sekaligus menjelang Ramadan tahun ini.

Tingkat hunian kamar hotel malah menurun ketimbang bulan sebelumnya.

‘’Sabtu dan Minggu lalu, okupansi sekitar 70–80 persen,’’ kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno, Selasa (12/3/2024).

Suharno menyampaikan, masa libur yang cukup panjang ini tidak terlalu mendongkrak okupansi.

Kondisi berbeda terjadi saat Imlek Februari lalu. Pada akhir pekan di momen itu, lanjut dia, tingkat hunian kamar hotel tembus 90 persen.

‘’Saat Ramadan, okupansi kemungkinan turun menjadi 20–30 persen. Libur Lebaran nanti akan naik signifikan,’’ ujarnya.

Menyambut momen tersebut, pihaknya sudah meminta seluruh pengurus PHRI untuk menyiapkan seluruh fasilitas secara maksimal untuk pelanggan.

‘’Ya persiapan rutin biasa, fasilitas dan kamar bersih itu untuk pelanggan,’’ ungkapnya.

Dia memprediksi hotel bintang yang memiliki restoran bakal ramai saat Ramadan.

Karena biasanya mereka membuka program atau paket buka puasa. ‘’Tahun lalu, dalam sebulan (puasa) full 90 persen,’’ pungkasnya. (mg1/den)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #ramadan #phri #nyepi