Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tingkat Konsumsi Ikan Warga Kota Madiun Baru 42,58 Kilogram

Erlita H • 2024-04-15 02:30:00

GEMARIKAN: Wali Kota Maidi menangkap ikan bersama dengan anak-anak SD di kolam yang berada di kompleks kantor DKPP Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
GEMARIKAN: Wali Kota Maidi menangkap ikan bersama dengan anak-anak SD di kolam yang berada di kompleks kantor DKPP Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gerakan masyarakat makan ikan (gemarikan) di Kota Madiun terus digaungkan. Tren positif tidak hanya sebatas konsumsi, namun juga produk perikanan.

Hal itu disampaikan Kabid Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Herman Santoso.

Dia mengatakan, pada 2022 pencapaian tingkat konsumsi ikan di Kota Madiun mencapai 42,58 kilogram (kg) per kapita.

Angka itu jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 31,47 kg per kapita. ‘’Tingkat konsumsi makan ikan masyarakat Kota Madiun cenderung semakin meningkat dari tahun ke tahun,’’ katanya.

Adapun proses penghitungan tingkat konsumsi ikan ini dilakukan secara berkala. Pencatatannya menyasar konsumsi ikan di tingkat rumah tangga, hotel, rumah sakit, rutan, puskesmas, asrama dan ikan tercecer.

Namun demikian, Herman memaklumi angka tingkat konsumsi ikan Kota Madiun masih tertinggal dengan daerah pesisir.

Sebab, menurutnya, daerah-daerah yang berbatasan dengan pantai itu budaya masyarakatnya menjadikan ikan sebagai lauk pauk utama.

‘’Tapi, kita budidaya sudah punya. Hanya saja, untuk budaya masyarakat kita masih lebih suka mengonsumsi daging ayam karena relatif murah,’’ terangnya.

Berdasarkan catatannya, total produksi ikan Kota Madiun pada tahun lalu mencapai 285 ton. Terdiri dari ikan lele, nila dan gurame.

Sedangkan, angka penangkapan ikan dari hasil pemancingan di sungai berjumlah 94,5 ton. Meliputi, ikan lele, nila, tawes dan udang kecil.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan warga Kota Madiun biasanya mendapat pasokan dari Pacitan, Trenggalek dan Tulungagung. Sedangkan, untuk kebutuhan budidaya maupun konsumsi ikan air tawar dipasok dari Blitar dan Kediri.

‘’Kami juga upayakan untuk terus meningkatkan konsumsi ikan kepada warga. Di antaranya, dengan membagikan puluhan paket gemarikan. Pada tahun lalu ada sebanyak 50 paket yang kami bagikan kepada anak-anak stunting dan ibu hamil di Kota Madiun,’’ papar Herman. (mg1/her)

KONSUMSI MAKAN IKAN

2020: 26,06 kilogram per kapita

2021: 31,47 kilogram per kapita

2022: 42,58 kilogram per kapita

Total produksi ikan: 285 ton

Angka tangkapan ikan: 94,5 ton

Daerah pemasok kebutuhan ikan di Kota Madiun: Pacitan, Trenggalek dan Tulungagung

Daerah pemasok kebutuhan ikan tawar di Kota Madiun: Blitar dan Kediri

 

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #ikan #DKPP