KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Stabiliasi harga beras masih menjadi atensi. Terkini, Perum Bulog Cabang Madiun menerjunkan tim khusus untuk menggenjot serapan gabah dan beras petani lokal.
‘’Tim menjemput gabah beras langsung ke kelompok tani, penggilingan, maupun mitra kerja pengadaan,’’ kata Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun Hendra Kurniawan, Senin (27/5/2024).
Hendra mengungkapkan, optimalisasi serapan guna mengejar target. Sementara ini, 1.991 ton gabah beras diserap bulog. Besaran itu setara 39,82 persen dari target, 5.000 ton. ‘’Antusiasme masyarakat ikut program jemput gabah di wilayah Bulog Kancab Madiun cukup baik,’’ klaim Hendra.
Bulog meyakini target mampu dipenuhi menjelang panen raya beberapa bulan ke depan. Program Jemput Gabah Beras itu disebut-sebut dapat membantu optimalisasi serapan. ‘’Dengan adanya program ini, insya Allah kami optimis untuk bisa lebih optimal lagi dalam penyerapan,’’ ucap Hendra.
Stok beras saat ini 4.145 ton. Jumlah tersebut diperkirakan hanya bertahan untuk lima bulan ke depan. Penggunaannya untuk penyaluran program bantuan pangan dan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
‘’Kurang lebih lima bulan ke depan. Kami terus berupaya menambah stok dengan optimalisasi serapan,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto