Jawa Pos Radar Madiun – Program aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Madiun terus menunjukkan progres signifikan.
Hingga 12 Agustus 2025, capaian aktivasi mencapai 32,2 persen dari total wajib KTP, melampaui target nasional sebesar 30 persen.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio menyebutkan, keunggulan capaian ini dipengaruhi kondisi geografis Kota Madiun yang mudah dijangkau.
Namun, kendala tetap ada, terutama pada kelompok lansia yang belum memiliki atau belum terbiasa menggunakan ponsel pintar.
Untuk mengatasinya, pihaknya mengerahkan tim jemput bola ke permukiman, bekerja sama dengan ketua RT/RW.
Warga diarahkan berkumpul di titik tertentu agar proses aktivasi lebih mudah dan cepat.
Poedjo juga mengungkapkan bahwa Kemendagri tengah menyiapkan petunjuk teknis perluasan fungsi IKD yang nantinya akan terintegrasi dengan layanan publik, termasuk kepolisian dan kementerian.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan aktivasi IKD via telepon.
Karena rawan penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.
“Kalau menemui kejadian seperti itu, segera laporkan kepada kami untuk diteruskan ke pusat,” tegasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto