Jawa Pos Radar Madiun – Sarasehan Pawitandirogo di Madiun, Jumat (22/8), menghasilkan 37 usulan program yang diajukan ke pemerintah pusat.
Forum diikuti kepala daerah Pacitan, Kota/Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi.
Fokus pembahasan mencakup potensi pariwisata hingga infrastruktur penghubung antarwilayah.
Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyebut usulan itu sebelumnya telah dibahas para sekda secara daring.
’’Tadi kami diskusi bersama. Mulai Pak Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono hingga Wagub Jatim Emil Dardak menyampaikan potensi daerah masing-masing,’’ ujarnya.
Menurut Susiwijono, pariwisata Pawitandirogo perlu dikemas terintegrasi.
Data Provinsi Jatim mencatat turis asing yang berkunjung ke kawasan itu hanya sekitar 400 orang per tahun.
’’Jumlah itu sangat kecil. Kalau dikemas satu paket, peluangnya lebih besar. Kemenparekraf juga siap mendukung,’’ katanya.
Wali Kota Madiun Maidi menegaskan, forum tersebut memberi gambaran fokus pembangunan tiap daerah.
’’Kota Madiun fokus pada jembatan penghubung antarwilayah Pawitandirogo,’’ ucapnya.
Selain pariwisata, usulan juga menyentuh program irigasi nasional dan infrastruktur penunjang lain untuk memperlancar ekonomi serta meningkatkan IPM dan SDM. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto