Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Maidi turun langsung meninjau progres pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Trunojoyo, Jumat pagi (10/10).
Proyek senilai Rp 2,2 miliar itu ditarget selesai November, agar awal tahun depan sudah bisa beroperasi penuh.
Dalam inspeksi tersebut, Maidi menemukan beberapa catatan teknis yang perlu dibenahi.
Salah satunya, ia meminta elevasi gorong-gorong di sekitar lokasi proyek ditinggikan untuk mencegah banjir saat musim hujan.
’’Lebih baik bongkar dan perbaiki sekarang daripada nanti banjir baru repot,’’ tegasnya.
Gedung MPP dibangun di bekas kantor Dinkes-PPKB.
Awalnya, Maidi sempat merencanakan MPP di lantai dua Pasar Sleko agar ekonomi dan pelayanan publik bisa berjalan berdampingan.
’’Setelah dikaji, lokasi di Demangan lebih strategis dan aksesnya mudah,’’ ungkapnya.
Terpisah, Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Hesti Setyorini memastikan bakal menindaklanjuti arahan wali kota.
Penataan ulang drainase akan dilakukan agar elevasinya lebih tinggi dari saluran besar di sisi selatan bangunan.
’’Kemiringan paving kami ubah agar aliran air lancar dan tidak terjadi genangan,’’ jelasnya.
Hesti menyebut progres fisik proyek seluas 750 meter persegi itu telah mencapai 57 persen.
Pekerjaan meliputi pemasangan keramik, plafon, saluran keliling, dan finishing eksterior.
’’Kami optimistis proyek selesai tepat waktu,’’ tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto