Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

49.823 KPM di Magetan Digelontor Rp 14,9 Miliar untuk Beli Migor

Hengky Ristanto • Selasa, 19 April 2022 | 14:14 WIB
TERIMA SUBSIDI: Warga mengurus BLT migor di kantor PT Pos Indonesia Cabang Magetan kemarin (18/4). (MAULANA RAIHAN/JAWA POS RADAR MAGETAN)
TERIMA SUBSIDI: Warga mengurus BLT migor di kantor PT Pos Indonesia Cabang Magetan kemarin (18/4). (MAULANA RAIHAN/JAWA POS RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Masih tingginya harga minyak goreng (migor) di pasaran direspons pemerintah dengan menggelontor subsidi untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, bantuan langsung tunai (BLT) migor senilai Rp 14,9 miliar dikucurkan ke Magetan. ‘’Jumlah sasarannya 49.823 KPM (keluarga penerima manfaat),’’ kata Kepala PT Pos Indonesia Cabang Magetan Catur Ahadi Nizar, Selasa (19/4).


Pantauan Satgas Pangan per kemarin, harga migor di Magetan masih cukup tinggi. Harga migor kemasan di Pasar Sayur, Kawedanan, dan Maospati terpantau kisaran Rp 25 ribu per liter. Sedangkan harga migor curah Rp 17.100 per kilogram. BLT digelontorkan pemerintah untuk menopang daya beli masyarakat.


Catur menjelaskan, BLT migor diberikan senilai Rp 300 ribu per KPM. Bantuan sebanyak itu untuk mencukupi kebutuhan selama April, Mei, dan Juni. Penyaluran dimulai 11 April lalu dan berakhir kemarin. ‘’Penyaluran dibarengkan dengan BPST (bantuan program sembako tunai),’’ terangnya.


KPM cukup membawa KTP atau KK sebagai syarat pengambilan BLT migor. Khusus warga lanjut usia (lansia) dan berkebutuhan khusus, pihak PT Pos bekerja sama dengan pemerintah desa untuk penyalurannya. Perangkat desa akan door-to-door mendatangi rumah KPM khusus tersebut. ‘’Supaya cakupan penyaluran bisa semaksimal mungkin,’’ pungkasnya. (tr3/c1/naz/her)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #minyak goreng #BLT #Pemkab Magetan