‘’Warga tidak terima dengan perbuatan tidak senonoh seperti itu,’’ kata Hadi, seorang warga setempat, Senin (28/11).
Kedatangan tiga pengendara yang hendak beribadah di masjid menjadi awal terendusnya perbuatan mesum itu. Mereka bertanya kepada warga soal pintu toilet masjid yang terkunci.
Alih-alih mengecek kabar itu, warga malah mendapati hal mencurigakan. ‘’Pintu toilet benar terkunci. Tapi ada satu motor dan dua pasang sendal, yang satu sendal perempuan,’’ ungkap Hadi.
Kecurigaan terbukti saat warga mencoba mendobrak toilet. Pintu yang sempat terbuka sedikit langsung ditutup lagi dari dalam. Warga semakin banyak berdatangan dan kian geram.
Pra dan Nis akhirnya menunjukkan batang hidungnya. ‘’Dua muda-mudi itu sempat kami tanya-tanyai, kemudian dibawa ke kantor polisi,’’ ujar Hadi.
Kapolsek Parang AKP Hari Joko membenarkan kejadian tak patut dicontoh di wilayah hukumnya itu. Kapolsek mengungkapkan, sejoli tersebut berasal dari Pacitan.
‘’Mereka mengaku berciuman. Orang tua masing-masing sudah didatangkan dan kami minta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan,’’ kata kapolsek. (hyo/den) Editor : Hengky Ristanto