MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Telaga Sarangan dikenal dikenal juga sebagai Telaga Pasir. Sebuah danau Berada di lereng gunung Lawu, Plaosan, Magetan. ‘’Telaga Sarangan itu urutan teratas jujukan wisatawan,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Joko Trihono kemarin (30/6).
Eksistensi Telaga Sarangan membuat pemkab setempat pasang target tinggi-tinggi. Baik kunjungan wisata maupun pendapatan asli daerah (PAD). Tahun ini, ditargetkan 1.013.684 pengunjung. Sementara target PAD, Rp 19,2 miliar. ‘’Realisasi PAD Sarangan per Juni ini sudah 53 persen, sekitar Rp 10,2 miliar,’’ ungkap Joko.
Berbagai lapisan masyarakat kerap menghabiskan waktu liburan di Telaga Sarangan. Selain keindahan alam, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai hal menarik di lokasi tersebut. Seperti berkuda keliling telaga, naik speedboat, serta menyantap kuliner khas berupa sate kelinci. ‘’Tiket masuknya, dewasa Rp 20 ribu. Kalau anak-anak Rp 10 ribu,’’ ujarnya.
Telaga Sarangan dapat dipastikan sesak pengunjung saat puncak liburan. Seperti momen Lebaran tahun ini. Catatan disparbud, 21.342 orang berkunjung ke telaga alami di ketinggian 1.200 mdpl itu dalam sehari. Yakni, pada 25 April 2023. ‘’Suasana Telaga Sarangan selalu mampu mengembalikan penat pikiran setelah sibuk beraktivitas,’’ pungkas Joko. (ril/den)
Editor : Budhi Prasetya