Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Endus Dugaan Kolusi, Warga Truneng Protes Seleksi Perangkat, Anak Pak Kades Dapat Skor Tertinggi

Mizan Ahsani • Selasa, 12 Desember 2023 | 15:00 WIB
DESAK: Puluhan warga Desa Truneng meluruk kantor desa setempat lantaran menduga ada kecurangan dari proses pengisian perangkat, kemarin (11/12). (AJI PUTRA/RADAR MAGETAN)
DESAK: Puluhan warga Desa Truneng meluruk kantor desa setempat lantaran menduga ada kecurangan dari proses pengisian perangkat, kemarin (11/12). (AJI PUTRA/RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Aroma praktik kolusi tercium dari seleksi perangkat di Desa Truneng, Kecamatan Sukomoro.

Kemarin (11/12), puluhan warga Truneng menggeruduk kantor desa setempat memprotes seleksi yang digelar pekan lalu tersebut.

Warga tak terima lantaran anak Kepala Desa (Kades) Truneng dan anak perangkat aktif di desa itu dapat skor tertinggi.

Sembari membentangkan spanduk bernada kecaman, puluhan warga setempat berorasi di depan kantor desa.

‘’Selisih skor dengan peserta lain sangat jauh. Kejanggalan ini membuat kami curiga,’’ ungkap Angga Gunarto, koordinator aksi.

Seleksi perangkat Desa Truneng dibuka untuk dua posisi, yakni kasi pemerintahan dan kaur perencanaan. Diikuti oleh 16 peserta.

Ujian digelar dengan metode computer assisted test (CAT) pada Rabu (6/12) pekan lalu. Ada 150 soal, dengan rincian 50 soal ujian pengetahuan, 50 soal ujian khusus dan 50 soal ujian lokal.

Hasilnya di luar dugaan banyak orang. FA, anak kades yang mendaftar kasi pemerintahan, mendapat skor 95,99.

Selain FA, juga ada DF (anak perangkat aktif) yang mendapat skor 95,33 untuk posisi kaur perencanaan.

‘’Dengan skor setinggi itu, mereka hanya salah enam soal. Padahal skor peserta lain rata-rata 40-an,’’ kata Angga.

‘’Kami menuntut ujian ulang. Kalau kades tidak paham aturan, kami akan bawa masalah ini ke kantor kecamatan,’’ sambungnya.

Sementara itu, Kades Truneng Sukirman tak memungkiri bahwa anaknya lolos seleksi kasi pemerintahan.

Begitu pula dengan anak seorang perangkat aktif yang juga lolos di posisi kaur perencanaan. Namun dia mengklaim, proses seleksi yang digelar telah sesuai aturan.

‘’Sebagai bagian dari pemerintah desa, saya terbuka terhadap aduan masyarakat. Yang jelas, saya telah menjalankan sesuai aturan,’’ klaimnya.

Di lain pihak, Camat Sukomoro Kun Ikhwan Hidayat mengatakan bahwa masyarakat telah menyampaikan aduan terkait kejanggalan hasil seleksi perangkat di Truneng.

Pihaknya telah menampung aduan itu. Forkopimca Sukomoro akan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait. ‘’Kita cari buktinya. Jika ada, maka akan kami proses,’’ pungkasnya. (ril/naz)

Kisruh Seleksi Perangkat Desa Truneng

Posisi yang Diseleksi

Data Peserta

Mereka yang Lolos

Sumber: Diolah dari wawancara

Editor : Mizan Ahsani
#kades #seleksi perangkat #desa #protes #TRUNENG