MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Isu kesetaraan dan gender menjadi konsentrasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Magetan.
Pemkab Magetan dengan tegas menolak segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan.
Sebaliknya, DPPPKB-PPPA mendukung pengarustamaan gender melalui berbagai program mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, penguatan SDM, politik, hukum, ekonomi, dan sosial budaya.
‘’Peringatan hari ibu adalah momen penting bagi penghargaan dan penghormatan terhadap seluruh perempuan Indonesia, atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,’’ kata Plt Kepala DPPKB-PPPA Magetan Jaka Risdiyanto kemarin (19/12).
Dia berharap semua pihak memberikan perhatian sekaligus pengakuan terhadap eksistensi kaum hawa di berbagai sektor pembangunan.
‘’Kami berharap perempuan Indonesia dapat terus meningkatkan kapasitas, kompetensi dan prestasinya serta berani bersuara untuk menentukan arah kebijakan dan tujuan bernegara,’’ harap Jaka.
Ketua Tim Penggerak PKK Magetan Siti Hergunadi menambahkan, perempuan harus bersatu, saling membantu, dan saling menginspirasi.
‘’Sekarang adalah waktunya bagi perempuan untuk memberi warna tersendiri bagi pembangunan bangsa ini melalui perannya dan karya nyata,’’ terangnya. (ebo/her)
Editor : Mizan Ahsani