MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Warga Magetan tak perlu panik kekurangan beras hingga akhir tahun ini.
Pasalnya, Subdivre Bulog Ponorogo mengklaim stok beras yang ada di gudang saat ini masih sekitar 7 ribu ton.
Jumlah stok beras itu cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan warga Magetan dan masyarakat dua kabupaten tetangga.
"Stok beras di gudang dipastikan cukup untuk tiga bulan ke depan. Artinya aman hingga awal tahun depan,’’ kata Kepala Subdivre Bulog Ponorogo Aan Sugiarto, Kamis (28/12) kemarin.
Dia menambahkan, stok tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan warga Ponorogo. Tapi, juga warga Magetan dan Pacitan.
Sementara, pihaknya mencatat beras yang keluar untuk didistribusikan di tiga daerah tersebut hanya sekitar 2 ribu ton per bulan.
"Di samping itu, kami juga rutin dalam seminggu dua kali menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) untuk keperluan gerakan pangan mandiri,’’ terangnya.
Terpisah, seorang pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan, Firmansyah mengatakan saat ini permintaan beras SPHP mengalami peningkatan. Namun, skalanya masih dalam tahap wajar.
"Kenaikan (permintaan) konsumen terjadi ketika Natal dan tahun baru (Nataru). Tapi, tidak ada kenaikan harga. Masih tetap Rp 54.500 per lima kilogram,’’ jelasnya. (ril/her)
Editor : Budhi Prasetya