MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Kasus revenge porn yang melibatkan dua pelajar SMP dan SMA di Magetan disorot oleh wakil rakyat.
Maklum, kasus asusila yang melibatkan pelajar tak terjadi sekali ini di Magetan. Wakil Ketua III DPRD Magetan Suwarno mengaku turut prihatin terhadap kondisi itu.
"Sangat disayangkan perbuatan semacam ini terulang kembali di Magetan. Dan parahnya, pelajar lagi yang terlibat,’’ katanya, kemarin (17/1).
Suwarno mengungkapkan, kasus semacam ini harus segera disikapi. Jangan hanya dibiarkan.
DPRD Magetan pun dalam kasus ini segera mengambil sikap sesuai kapasitasnya.
Yakni dengan meminta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bertindak sesuai tupoksi.
Pun, dirinya mengungkapkan, DPRD akan membahas hal ini secara khusus dengan eksekutif.
"Segera kami bahas permasalahan ini dengan dinas yang membidangi,’’ tegas Suwarno.
DPRD berharap, kasus asusila di bawah umur seperti yang viral belakangan ini tak terulang. Pasalnya, ini menyangkut moral generasi penerus.
DPRD secara khusus juga mengusulkan ekstrakurikuler tausiyah di seekolah-sekolah.
"Kita akan usulkan kepada sekolah menggelar ekstrakurikuler tausiyah. Isinya pendidikan moral agar menumbuhkan sikap positif di kalangan para pelajar,’’ pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Budhi Prasetya