Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bebatuan Longsor di Magetan, BPBD Evakuasi yang Masih Tertahan

Erlita H • Sabtu, 9 Maret 2024 | 20:30 WIB
JUMBO: Petugas BPBD memeriksa bongkahan bebatuan yang tersangkut di tebing di Dusun Ngrejeng, Desa Puntukdoro, Kecamatan Plaosan, Jumat (8/3). (AJI SAPUTRA/RADAR MAGETAN)
JUMBO: Petugas BPBD memeriksa bongkahan bebatuan yang tersangkut di tebing di Dusun Ngrejeng, Desa Puntukdoro, Kecamatan Plaosan, Jumat (8/3). (AJI SAPUTRA/RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecamatan Plaosan benar-benar dihantui bencana selama puncak musim hujan ini. Saban hari bencana menerjang.

Dari longsor hingga banjir. Kamis (7/3) lalu, longsor terjadi di di Dusun Ngrejeng, Desa Puntukdoro, Kecamatan Plaosan.

Bebatuan berukuran besar berjatuhan hingga merusak bangunan di bawahnya.

‘’Berbahaya, ukurannya besar sekali,’’ ungkap Nur Yulianto, perangkat Desa Puntukdoro, Jumat (8/3).

Petugas BPBD kemarin memantau masih ada bongkahan bebatuan berukuran jumbo yang tertahan di tebing.

Rawan jatuh sewaktu-waktu. ‘’Masih tersangkut. Kami khawatir,’’ ujarnya.

Adapun tinggi tebing mencapai 50 meter. Sementara, bebatuan yang jatuh berdiameter empat meter.

Bongkahan yang jatuh pada Kamis lalu menimpa kandang ternak milik Sabar, warga setempat. Dinding kandang ternak itu sampai jebol.

Saat ini batuan yang jatuh sudah dievakuasi. Nah, dari hasil pengecekan kemarin, masih ada bongkahan besar yang tertahan di tebing. ‘’Tersangkut di pohon,’’ kata Yulianto.

BPBD bersama TNI dan Polri sudah berupaya mengevakuasi agar batu-batu tersebut tidak menimpa bangunan milik warga lainnya.

‘’Insya Allah bisa dievakuasi dengan gotong royong,’’ ujarnya. (mg1/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#tebing #magetan #longsor #plaosan