Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mulai Terkerek Naik, Pedagang Sebut Harga Daging Ayam dari Distributor Sudah Mahal

Aprilita Sari • Selasa, 26 Maret 2024 | 00:00 WIB

 

 

MAHAL: Harga daging ayam dan sapi terpantau naik mendekati momen Lebaran di Pasar Sayur Magetan.
MAHAL: Harga daging ayam dan sapi terpantau naik mendekati momen Lebaran di Pasar Sayur Magetan.
 

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Bulan Ramadan telah berjalan dua pekan. Beberapa harga komoditas pangan terpantau naik.

Daging ayam misalnya. Harga 1 kilogram daging ayam di Pasar Sayur Magetan hari Minggu (24/3) kemarin mencapai Rp 38–40 ribu.

Naik sekitar Rp 6–8 ribu dari harga sebelumnya. Kenaikan itu dipicu tingginya harga daging ayam dari distributor.

Pedagang daging ayam Suwarniasih mengatakan, sudah beberapa hari terakhir distributor menaikkan harga sebesar 20 persen.

Tidak ingin rugi, mau tidak mau, Suwarniasih pun menaikkan harga jual daging ayam dagangannya.

Namun, besaran kenaikan harga masih dipertimbangkannya. Mengingat jumlah konsumen juga mengalami peningkatan.

‘’Naiknya bertahap. Dari Rp 32 ribu menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Dan sekarang menjadi Rp 40 ribu,’’ katanya.

Berbeda halnya dengan daging sapi. Sampai saat ini harga daging sapi relatif normal.

Dia  mengatakan, 1 kilogram daging sapi dijual Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu. Itu bergantung pada kualitasnya.

"Saat ini, harganya naik menjadi Rp 130 ribu. Kami memperkirakan harganya akan terus naik hingga H-5 Lebaran,’’ terang Suwarniasih.

Sementara itu, menjelang Lebaran sejumlah harga sembako di pasaran relatif stabil di level eceran tertinggi.

Gula pasir misalnya. Saat ini, harganya sudah tembus Rp 17 ribu per kilogram. Lalu, harga telur ayam telah mencapai Rp 28 ribu per kilogram.

"Saya rasa akan terus naik hingga nanti mendekati Lebaran,’’ ujar Tri Purwanti, pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan. (ril/her)

Editor : Budhi Prasetya
#magetan #daging ayam #harga telur #pasar sayur