Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Gamang Lawan Bunda Nanik, Ida Daftar Menjadi Bacabup Pilkada Magetan 2024, Siap Pertaruhkan Status PNS

Aprilita Sari • Kamis, 30 Mei 2024 | 00:30 WIB
MENDAFTAR: Ida Yuhana Ulfa menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon bupati (bacabup) Pilkada Magetan ke kantor DPC Partai Demokrat, Selasa (28/5).
MENDAFTAR: Ida Yuhana Ulfa menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon bupati (bacabup) Pilkada Magetan ke kantor DPC Partai Demokrat, Selasa (28/5).

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Keputusan Ida Yuhana Ulfa maju menjadi bakal calon bupati (bacabup) Magetan tergolong berani.

Pun, niatnya itu jauh dari kata latah atau sekedar ikut-ikutan sekedar meramaikan bursa bacabup Pilkada Magetan 2024.

Tak ingin dianggap main-main, Ida Yuhana Ulfa mendaftarkan diri sebagai bacabup di tiga partai politik (parpol) sekaligus.

Yakni di PKB, PAN dan PPP. Hal itu seolah membuktikan bahwa dirinya siap mempertaruhkan statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) demi bisa berkontestasi di pilkada serentak 2024.

"Semua hal yang dilakukan pasti ada resikonya. Dengan mendaftar ini, saya berarti mengambil resiko kalau memang nanti mendapat rekom maka saya harus mundur dari jabatan PNS,’’ ujarnya, kemarin (28/5).

Ida menjelaskan bahwa ia belum pernah masuk dunia politik seutuhnya meski sang suami (Nur Wakhid) merupakan wakil ketua DPRD Magetan.

Ida menjadi PNS sejak 2005 hingga sekarang. Artinya sudah hampir 20 tahun ia mengabdikan diri sebagarai aparatur pemerintah.

"Saya siap meski harus mundur dari PNS. Yang penting demi memajukan Magetan menjadi lebih baik lagi,’’ terangnya.

Ida mengaku sudah punya cukup bekal cukup untuk maju di pilkada. Ia aktif dalam organisasi wanita.

Selain itu, Ida juga ingin membuktikan diri bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin.

"Saya tidak akan merasa minder dari calon laki-laki,” bebernya.

Ketua DPC Partai Demokrat dr Pangajoman menyambut baik. Ida jadi bacabup perempuan kedua yang mendaftar setelah Nanik Endang Rusminiarti.

Ini membuktikan bahwa laki-laki dan perempuan setara dalam kancah politik di Magetan.

"Kalau pada 22 September ditetapkan calon, maka harus mundur dari PNS,’’ kata Pangajoman. (ril/naz)

Editor : Budhi Prasetya
#magetan #Bacabup #bunda nanik #pns #Pilkada Serentak 2024 #Ida Yuhana Ulfa