MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Aktivitas di gerbang utama Terminal Maospati, Magetan, lebih ramai dibanding sebelumnya.
Ini setelah pihak pengelola Terminal Maospati, Magetan, menutup sementara gerbang keluar. Kondisi itu diperkirakan berlajalan hingga sepekan ke depan.
Tak ayal, bus yang masuk dan keluar terlihat hilir mudik di akses masuk ke terminal tersebut.
"Sesuai perintah, kami tutup pintu keluar mulai hari ini (kemarin) sampai 17 Juni,’’ kata Kasatgas Regu C Terminal Maospati Magetan Samsuri, Senin (10/6).
Samsuri mengklaim bahwa pihaknya telah memberi sosialisasi kepada agen-agen angkutan umum perihal penutupan gerbang keluar itu.
"Kita sikapi kondisi di lapangan. Karena ada perbaikan jalan, pintu masuk terminal difungsikan sebagai jalur masuk sekaligus keluar bus,’’ jelasnya.
Hal ini dibenarkan oleh Muhammad Syawal Rindi, perwakilan pelaksana proyek perbaikan Jalan Raya Maospati-Madiun.
Ia mengatakan bahwa pihaknya tengah mengerjakan rigid pavement atau perkerasan beton di ruas jalan di timurTerminal Maospati, Magetan, itu.
Adapun panjang jalan yang ditangani mencapai 100 meter, dengan lebar 14 meter dan tebal beton jalan 30 sentimeter.
Ruas itu diperbaiki lantaran banyak kendaraan kelas berat harus berhenti di traffic light. Hal itu membuat jalan berlubang dan bergelombang.
"Karena pengerjaannya rigid pavement, jalan terpaksa ditutup sebagian,’’ terangnya. (ril/naz)
Editor : Budhi Prasetya