MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pelaksana proyek Sirkuit Balap Magetan tancap gas mengerjakan pembangunan fasilitas prestisius tersebut.
Sampai minggu keenam (15/9), progres proyek yang dikerjakan CV Bhayangkara Sakti itu mencapai 15,08 persen.
Per kemarin (19/9), pembangunan sudah memasuki minggu ketujuh.
‘’Sejauh ini sudah melampaui target yang ditetapkan,’’ ujar Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Wahyu Wijayanto.
Saat ini, fokus pekerjaan di lapangan ada pada galian dan timbunan.
Adapun proyek ini diberi waktu 135 hari. Proyek sudah harus selesai pada 22 Desember mendatang.
Wahyu optimis bahwa percepatan yang dilakukan bisa membuat proyek cepat rampung.
‘’Kami harapkan semua bisa selesai tepat waktu, bahkan mungkin lebih cepat,” sebutnya.
Terkait lintasan, Wahyu menyatakan bahwa tidak ada perubahan pada desain masterplan.
Namun, ia mengungkapkan adanya perubahan anggaran.
Awalnya, anggaran sekitar Rp 15 miliar dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jatim.
‘’Setelah proses e-purchasing, jumlah anggaran turun 10 persen menjadi sekitar Rp 13 miliar,’’ jelas Wahyu.
Diketahui bahwa masterplan pembangunan Sirkuit Balap Magetan diluncurkan oleh Khofifah Indar Parawansa tahun lalu di Surabaya, saat masih menjabat Gubernur Jatim.
Pembangunan Sirkuit Balap Magetan merupakan upaya Pemprov Jatim mendukung prestasi atlet balap yang berpotensi. (ril/naz)
Proyek Sirkuit
- Rp 15 miliar rencana awal anggaran
- Rp 13,4 miliar setelah e-purchasing
- 135 hari waktu pelaksanaan
- 15,08 persen progres pembangunan hingga minggu keenam (15/9)
- CV Cakra Bhayangkara Sakti sebagai kontraktor pelaksana
- PT Skala Pilar Lima sebagai konsultan pengawas
Detail Sirkuit
- 030 meter panjang lintasan
- 210 meter trek lurus
- 8 meter lebar lintasan
- 11 jumlah tikungan (sesuai spesifikasi standar sirkuit)
Sumber: Dindikpora Magetan
Editor : Mizan Ahsani