MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kemampuan pilot pesawat tempur F-16 C/D Fighting Falcon dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi tak perlu diragukan lagi.
Mereka kembali menunjukkan kepiawaian tempur mereka saat melaksanakan misi Close Air Support (CAS).
Itu terlihat dalam Combine Joint Force Entry Operation (CJFEO) Latgabma Keris Woomera 2024 di Banongan, Situbondo, Jawa Timur.
Dua pilot pesawat tempur F-16 C/D Fighting Falcon dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi mengikuti latihan tersebut mulai hari Rabu (13/11) hingga Sabtu, (16/11) mendatang.
Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono menyampaikan bahwa Latgabma Keris Woomera 2024 ini merupakan bagian dari misi Close Air Support dalam Operasi Amfibi.
"Latgabma ini menunjukkan kesiapan dan kapabilitas TNI AU, khususnya para penerbang di Lanud Iswahjudi,” ujar Firman.
Dia juga menegaskan bahwa latihan ini menjadi salah satu wujud komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama militer antara TNI dan Australian Defence Force (ADF).
Sementara itu, penjelasaan soal pelaksanaan latihan misi CAS diungkapkan oleh Kolonel Pnb Bambang Aprianto, Kadisops Lanud Iswahjudi, Magetan.
Perwira TNI AU yang menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Udara Latgabma Keris Woomera, menjelaskan bahwa dalam simulasi ini, dua pesawat F-16 C/D Fighting Falcon Lanud Iswahjudi membawa dua bom MK-82.
Adapun pesawat pertama dengan tail number TS-1640 diawaki Kapten Pnb Marko "Fawkes" Andersen.
Sementara, pesawat kedua dengan nomor ekor TS-1641 diawaki oleh Kapten Pnb Hangga "Rocket" Dwipayana.
"Misi ini bertujuan memberikan daya tembak bantuan dalam menghancurkan, mengganggu, dan menetralisir kekuatan musuh yang berada dekat dengan pasukan teman," jelasnya.
"Ini untuk memfasilitasi pergerakan pasukan yang sedang melakukan operasi amfibi untuk menguasai wilayah sasaran,” tambah Bambang. (ril/naz)
Seputar CJFEO Latgabma Keris Woomera 2024
- Latihan dilaksanakan di Pantai Banongan, Situbondo, mulai Rabu (13/11) hingga Sabtu (16/11).
- Pesawat F-16 TS-1640 diawaki Kapten Pnb Marko "Fawkes" Andersen
- Pesawat F-16 TS-1641 diawaki Kapten Pnb Hangga "Rocket" Dwipayana
- Kedua unit F-16 membawa dua bom MK-82 untuk menghancurkan, mengganggu, dan menetralisir kekuatan musuh yang dekat dengan pasukan kawan
(Sumber: Lanud Iswahjudi, Magetan)
Editor : Budhi Prasetya