MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Cuaca ekstrem masih terus menebar ancaman bencana di Magetan.
Sebagai langkah mitigasi, jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu via Cemoro Sewu ditutup sementara.
Akibatnya, pendaki yang hendak muncak pada hari Selasa (10/12) kecele. Mereka terpaksa balik kanan (kembali pulang,Red) lantaran pendakian ditutup.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi membenarkan adanya kebijakan penutupan sementara jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu via Cemorosewu itu.
Iamenyebut jika penutupan tersebut telah dikoordinasikan oleh pihak Perhutani dengan alasan keselamatan.
’’Sebelumnya, sempat dibuka beberapa saat. Tapi, ditutup kembali karena faktor cuaca,’’ ujarnya.
Di samping itu, dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang hari Selasa itu menyebabkan pohon tumbang di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan,Magetan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu sempat menyebabkan arus lalu lintas (lalin) di seputaran kantor kelurahan tersendat.
Eka mengungkapkan, dibutuhkan waktu hampir sekitar setengah jam untuk mengevakuasi batang pohon cemara yang tumbang itu.
’’Setelah selesai ditangani, akses jalan kembali normal,’’ ungkapnya.
Sepanjang tahun ini, pihaknya mencatat setidaknya ada 142 kasus pohon tumbang. Lokasinya merata di seluruh Magetan.
’’Bahkan, di setiap kecamatan ada atau pernah terjadi kasus pohon tumbang,’’ terang Eka. (ril/her)
Editor : Budhi Prasetya