Jawa Pos Radar Madiun – Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Magetan semakin menipis.
Minimnya jumlah pendonor pascalebaran tidak sebanding dengan tingginya permintaan dari sejumlah rumah sakit, terutama untuk golongan darah O.
‘’Permintaan darah, khususnya golongan O, mengalami naik signifikan. Tapi jumlah pendonor belum mencukupi,” ungkap Kepala UDD PMI Magetan, dr Geta Arahma Phuri, Minggu (20/4).
Berdasarkan data Sabtu pagi, stok darah di UDD PMI hanya tersisa 75 kantong.
Rinciannya, whole blood (darah lengkap) golongan A hanya 1 kantong, golongan B 29 kantong, golongan O 6 kantong, dan AB 5 kantong.
Untuk komponen packed red cell (PRC), stok golongan A dan O benar-benar kosong. Hanya tersisa 6 kantong untuk golongan B dan 2 kantong untuk AB.
Sementara trombosit (TC) dan plasma segar beku (FFP) juga dalam jumlah terbatas.
‘’Stok PRC golongan O ini sangat krusial. Kami harap masyarakat bisa berpartisipasi dalam donor darah agar kebutuhan rumah sakit bisa terpenuhi,” jelas dr Geta.
Untuk memenuhi kebutuhan darah, UDD PMI Magetan akan menggelar donor darah keliling di sejumlah lokasi dalam waktu dekat.
‘’Selain lewat mobile unit, pelayanan donor darah juga tetap buka setiap hari di Kantor UDD PMI Magetan,” tandasnya. (ril/naz)
Stok Packed Red Cell (PRC):
0 golongan A
6 golongan B
0 golongan O
2 golongan AB
Sumber: UDD PMI Magetan
Editor : Mizan Ahsani