Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Usulan Beli Mobil Baru Tak Disetujui, Petugas Damkar Magetan Pakai Mobil Tua untuk Penyelamatan Non-Kebakaran

Aprilita Sari • Jumat, 12 September 2025 | 19:25 WIB
ANTIK: Salah satu mobil dinas damkar yang sudah berusia tua.
ANTIK: Salah satu mobil dinas damkar yang sudah berusia tua.

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Magetan melakukan efisiensi anggaran besar-besaran. Sejumlah program pengadaan kendaraan dinas senilai total Rp 11,2 miliar dibatalkan.

Kebijakan ini diambil untuk menutup defisit APBD Perubahan 2025. Dana besar itu bakal dipakai memperbaiki infrastruktur dasar.

Pj Sekda Magetan Muhtar Wakid menegaskan, hanya kendaraan untuk bupati, wabup, dan tiga unsur forkopimda yang tetap dibeli.

Sementara mobil dinas camat (Rp4,5 miliar), mobil dinas kabag (Rp3,3 miliar), mobil towing PUPR (Rp900 juta), mobil operasional UPTD PUPR (Rp290 juta), serta mobil pemadam kebakaran (Rp2,3 miliar) dibatalkan pengadaannya.

‘’Untuk mobil kabag, camat, dan sebagainya itu memang diefisiensi. Karena P-APBD ada defisit, maka dialihkan ke perbaikan infrastruktur,” jelas Muhtar.

Dana yang semula untuk kendaraan kini dialokasikan untuk perbaikan jalan melalui DPUPR, jalan lingkungan permukiman oleh disperkim, rehabilitasi ruang kelas oleh dindikpora, serta perbaikan jalan usaha tani dan irigasi tersier oleh DTPHP.

‘’Karena anggaran terbatas, prioritas kita menutup defisit dan memperbaiki infrastruktur,” tegas Muhtar.

Butuh Kendaraan Rescue Non-Kebakaran

Di sisi lain, kebutuhan armada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Magetan makin mendesak.

Kabid Damkar Ali Sukamto menegaskan pihaknya tidak hanya memerlukan mobil pemadam, tetapi juga kendaraan rescue non-kebakaran roda empat untuk mempercepat pertolongan warga.

Menurut Ali, laporan evakuasi non kebakaran tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Namun dukungan armada belum memadai.

Kendaraan rescue operasional yang ada sudah berusia sekitar 30 tahun dan dinilai tidak layak pakai. ‘’Bisa menghambat respons lapangan,’’ ungkapnya.

Saat ini damkar memiliki lima unit truk rescue, tiga unit water supply, dan satu unit mobil operasional Panther untuk penanganan non-kebakaran.

Mobil operasional tersebut dinilai tidak layak digunakan sehingga membutuhkan pengganti secepatnya.

Sebelumnya Pemkab Magetan sempat mengalokasikan anggaran pengadaan mobil pemadam baru. Program itu dibatalkan karena efisiensi anggaran.

Ali memahami kondisi keuangan daerah, tetapi menekankan kebutuhan kendaraan rescue tetap harus diprioritaskan.

‘’Supaya pelayanan keselamatan publik tidak terganggu,’’ harapnya. (ril/naz)

Baca Juga: Doa Menghadapi Cuaca Ekstrem Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Program Pengadaan yang Dibatalkan

Mobil dinas camat: Rp4,5 miliar

Mobil dinas kabag: Rp3,3 miliar

Mobil towing PUPR: Rp900 juta

Mobil operasional UPTD PUPR: Rp290 juta

Mobil pemadam kebakaran: Rp2,3 miliar

Pengalihan Anggaran

DPUPR: perbaikan jalan

Disperkim: perbaikan jalan lingkungan permukiman

Dindikpora: rehabilitasi ruang kelas

DTPHP: perbaikan jalan usaha tani dan jaringan irigasi tersier

Sumber: diolah dari wawancara

Editor : Mizan Ahsani
#penyelamatan #rescue #anggaran #magetan #pengadaan mobil #damkar #bupati #efisiensi #mobil operasional #Wabup