Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan modern, RSUD dr Sayidiman Magetan kini juga dikenal sebagai pelopor rumah sakit ramah lingkungan di Madiun Raya.
Inovasi digital keperawatan hingga pemanfaatan air limbah haemodialisa menjadi bukti keseriusan rumah sakit ini dalam bertransformasi.
Pengakuan itu dibuktikan lewat penghargaan Healthcare Excellence yang diraih dalam ajang Radar Madiun Awards 2025.
Direktur RSUD dr Sayidiman Rochmad Santoso menyebut, pencapaian ini lahir dari konsistensi menghadirkan layanan bermutu tinggi sekaligus menjawab tantangan zaman.
“Inovasi yang kami jalankan bukan sekadar proyek, tapi bagian dari komitmen memberi layanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Salah satu terobosannya adalah Mobile Komkep, platform digital yang mengintegrasikan aktivitas Komite Keperawatan dan bisa diakses kapan pun.
Ada pula PROKSIMIL, apron pelindung khusus ibu hamil saat pemeriksaan thorax yang lebih aman dan nyaman.
Di sisi lingkungan, RSUD menghadirkan Pare Rosita, program pemanfaatan air reject haemodialisa untuk menyiram tanaman.
Inovasi ini menekan penggunaan air bersih sekaligus memperkuat konsep green hospital.
Layanan publik juga terus dipermudah dengan sistem Si Anoman (antar obat tanpa antre), Pandawa (pendaftaran via WhatsApp), dan Si Laksmana (monitoring penggunaan obat).
“Harapan kami, RSUD Sayidiman bisa jadi rujukan layanan kesehatan modern dan ramah lingkungan,” tandas Rochmad. (ebo/naz/*)
Editor : Andi Chorniawan