Jawa Pos Radar Magetan – Satu dari sebelas alat peringatan dini (early warning system/EWS) bencana longsor dan banjir di Kabupaten Magetan tidak berfungsi.
Alat tersebut berada di Dukuh Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Magetan Suparman menyebut, EWS yang rusak merupakan aset milik Pemprov Jatim.
’’Secara umum masih berfungsi, hanya yang di Sarangan itu rusak,’’ ujarnya, Minggu (26/10).
Kerusakan bermula dari alarm alat yang sering berbunyi tanpa sebab, baik siang maupun malam hari.
Diduga sensor tersentuh burung atau hewan di sekitar lokasi.
’’Mungkin karena sering bunyi, warga terganggu lalu alatnya dimatikan. Sudah kami laporkan ke provinsi tapi belum diperbaiki,’’ terangnya.
Suparman menambahkan, kebutuhan EWS di Magetan sebenarnya masih tinggi karena banyak wilayah rawan longsor dan banjir.
Namun, keterbatasan anggaran membuat penambahan alat belum bisa dilakukan.
’’Kemungkinan baru bisa direalisasikan setelah 2026,’’ pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto