Jawa Pos Radar Magetan – TNI AU mulai menggelar uji coba operasional bom BNT-250 di Lanud Iswahjudi dan Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, kemarin (19/11).
Danlanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Muchtadi Anjar Legowo menegaskan pengujian ini krusial untuk memastikan kesiapan alutsista sebelum digunakan satuan operasional.
‘’Pengujian ini kami lakukan untuk memastikan setiap alutsista memiliki tingkat keandalan yang sesuai kebutuhan operasi,’’ ujarnya.
Uji coba menjadi bagian dari rangkaian verifikasi kelayakan BNT-250 sebelum diterapkan secara penuh di satuan pengguna.
Data teknis yang dihimpun selama pelaksanaan bakal menjadi dasar evaluasi.
‘’Data teknis yang kami peroleh di lapangan menjadi dasar penilaian kelayakan,’’ imbuhnya.
Kegiatan dihadiri Kepala Dislitbangau sebagai pengendali uji, tim penguji, Dangrup Tempur, serta Presiden Direktur PT Sari Bahari selaku produsen bom tersebut.
Pengujian difokuskan pada fungsi, akurasi, serta integrasi BNT-250 dengan F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3.
Danlanud menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama sepanjang rangkaian kegiatan.
‘’Keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Semua personel wajib menjalankan prosedur sesuai ketentuan,’’ tegasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto