Jawa Pos Radar Magetan – Lahan bekas Pasar Pahingan Maospati segera dimanfaatkan menjadi kawasan foodcourt modern.
Pembangunan fasilitas kuliner tersebut digarap dengan anggaran sebesar Rp 520 juta dan dirancang menghadirkan 12 kios bernuansa estetis.
Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan Kiki Indriyani mengatakan, pemanfaatan lahan dilakukan setelah pasar hewan direlokasi ke lokasi baru di Desa Totok.
’’Setelah 21 Desember, kami mulai persiapan pujasera di lokasi pasar lama di Jalan Barat, Maospati,’’ ujarnya, kemarin (17/12).
Tahap awal pembangunan diawali dengan pembersihan lahan secara menyeluruh.
Mengingat sebelumnya area tersebut digunakan sebagai pasar hewan, Disperindag akan melakukan penyemprotan disinfektan sebelum pembangunan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Selain pembangunan fisik, Disperindag Magetan juga menyiapkan regulasi penataan pedagang yang akan menempati pusat jajanan serba ada tersebut.
Penataan pedagang dilakukan setelah proses relokasi pasar hewan selesai sepenuhnya.
Pihaknya menargetkan foodcourt dapat mulai dimanfaatkan oleh masyarakat pada awal tahun depan.
’’Kami berharap pembangunan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,’’ tegas Kiki.
Sebanyak 12 kios dengan konsep semi outdoor telah disiapkan.
Selain itu, peluang juga dibuka bagi pedagang lain yang ingin membangun kios mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.
’’Yang terpenting pemanfaatan lahan ini dapat meningkatkan PAD,’’ tambahnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto