Jawa Pos Radar Magetan – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama libur akhir tahun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan merilis rekapitulasi kejadian bencana sepanjang 2025 dengan angka yang cukup mengkhawatirkan.
Plt Kalaksa BPBD Magetan Cahaya Wijaya mengungkapkan, dua jenis bencana mendominasi dengan jumlah kejadian yang sama.
Tanah longsor dan cuaca ekstrem menjadi ancaman paling sering terjadi di wilayah Magetan.
“Masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Data BPBD mencatat, sepanjang 2025 terdapat 94 kejadian tanah longsor dan 94 kejadian cuaca ekstrem, seperti angin kencang dan pohon tumbang.
Selain itu, BPBD juga mencatat tujuh kejadian banjir serta satu kasus kebakaran.
Cahaya menjelaskan, memasuki sisa akhir tahun dan awal tahun baru, potensi bencana masih cukup tinggi.
Curah hujan yang diprediksi meningkat membuat sejumlah wilayah masuk kategori rawan, terutama daerah perbukitan dan jalur wisata.
BPBD Magetan pun telah memetakan zona rawan bencana yang perlu diwaspadai masyarakat.
Khususnya pengguna jalan dan wisatawan yang melintas atau berkunjung ke wilayah rawan longsor.
“Penting bagi masyarakat untuk mengenali potensi bencana di wilayahnya masing-masing agar lebih siap dan waspada,” pesannya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto