Jawa Pos Radar Madiun – Puas menikmati hawa dingin Telaga Sarangan? Jangan buru-buru pulang.
Kabupaten Magetan menyimpan segudang "harta karun" kuliner dan pusat oleh-oleh yang sayang untuk dilewatkan.
Bagi wisatawan yang sedang menghabiskan libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan telah mengurasi deretan destinasi yang wajib dikunjungi.
Mulai dari kerajinan kulit kelas dunia, kuliner pedas yang nendang, hingga kafe kekinian dengan view pegunungan.
Ini daftar selengkapnya:
Deretan Pusat Oleh-Oleh dan UMKM
- Alrista Snack – Jl. Raya Sarangan, Candirejo
- Putra Nirwana – Jl. Raya Sarangan KM 9, Plaosan
- Rumah Promosi Magetan – Jl. Diponegoro, Selosari
Kerajinan dan Batik
- Sentral Kerajinan Kulit – Jalan Sawo di Watusirah, Selosari
- Galery Batik Sidomukti – Guritan, Sidomukti
- Makutaraja Batik – Candirejo
Kuliner Tradisional dan Legendaris
- Gethuk Pisang Diana – Tawanganoom
- Dinawa Bolu – Nitrikan, Plaosan
- Becikot Magetan – Widoro Kandang, Sidorejo
- Ayam Panggang Bu Setu – Kartoharjo
- Ayam Lodho Winong Gulun – Maospati
- Rujak Nyampleng – Buluharjo, Plaosan
- Nasi Pecel Bu Parti – Jl. Thamrin, Magetan
- Klothok Lawu Sarangan – Jl. Raya Sarangan
Kafe dan Resto Modern
- Niscala Coffee and Space – Sukowinangun
- Tera Cafe – Bulukerto
- Oje Sweet % Yummy – Selosari
- Montanas Coffee and Eatery – Sarangan
- Kopi KOI – Plaosan
- Banyu Mili – Panekan
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawarno, menegaskan bahwa wisata Magetan kini semakin lengkap.
“Magetan tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga destinasi oleh-oleh, kuliner, hingga kafe kekinian yang terus berkembang. Ini bagian dari identitas daerah yang harus terus dijaga,” ujar Yosef.
Yosef berharap ragam pilihan ini dapat memecah konsentrasi wisatawan agar tidak menumpuk di satu titik saja.
"Kami harap momen libur panjang Nataru ini mendorong pemerataan kunjungan. Tidak hanya wisata alam, tapi sektor kuliner dan ekonomi kreatif juga ikut panen," pungkasnya. (ril/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani