Jawa Pos Radar Magetan – Menu berbuka puasa khas India ramai peminat di kawasan Ponpes Al Fatah Temboro, Desa Temboro, Kecamatan Karas.
Bahkan, sebelum waktu magrib tiba, sejumlah hidangan yang dijajakan sudah ludes diserbu pembeli.
Pembelinya beragam. Mulai santri hingga masyarakat umum.
Salah satu pedagang Kedai Bhavish, Byndiya, mengatakan nasi biryani menjadi menu andalan yang paling diminati.
’’Nasi biryani tetap banyak peminatnya, baik saat Ramadan maupun hari biasa,” ujarnya.
Selama Ramadan, beberapa menu lain juga menjadi favorit.
Di antaranya minuman Rooh Afza berbahan air mawar dan semangka serta feniya berbahan susu dan kapulaga.
Camilan manis seperti jalebi dan gulab jamun turut diburu pembeli karena rasanya cocok untuk berbuka.
Byndiya mulai berjualan di Jalan Hidayah usai azan asar hingga dagangan habis.
Harga menu relatif terjangkau. Rooh Afza dibanderol Rp 5 ribu, jalebi Rp 5 ribu per lima buah, gulab jamun Rp 7.500, hingga nasi biryani ayam Rp 25 ribu.
Antusiasme pembeli dinilai tinggi. Banyak pelanggan datang kembali setelah mencoba menu tersebut.
Byndiya mengaku memiliki latar belakang keluarga campuran Jawa–India dan menikah dengan pria asal India.
Seluruh menu dimasak langsung menggunakan resep autentik.
’’Bahan sebagian kami bawa dari India. Kalau tidak ada baru membeli di Indonesia, meski lebih mahal,” katanya.
Salah satu pembeli, Fatimah, mengaku mengetahui kedai tersebut dari media sosial.
’’Saya lihat di live TikTok, setelah coba ternyata cocok dan rasanya enak untuk berbuka,” ujarnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto