Jawa Pos Radar Madiun – RSUD dr Sayidiman Magetan terus bertransformasi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Melalui inovasi terbaru, rumah sakit milik daerah ini resmi membuka layanan pemeriksaan kesehatan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) serta layanan Home Care untuk menjangkau pasien secara langsung di rumah mereka.
Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan dr Rochmad Santoso menjelaskan, pembukaan layanan pemeriksaan kesehatan CPMI merupakan respons atas tingginya angka pekerja migran asal Magetan.
Dalam setahun, terdapat sekitar 1.500 hingga 2.000 warga yang berangkat ke luar negeri, namun selama ini mereka terpaksa melakukan tes kesehatan di luar daerah.
‘’Harapannya, dengan dibukanya layanan di Magetan, para CPMI tidak perlu lagi keluar kota untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,’’ ungkap dr Rochmad.
Layanan ini telah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Tenaga Kerja dan mulai resmi melayani pada awal tahun 2026.
Pemeriksaan yang disediakan sangat variatif dan disesuaikan dengan spek negara tujuan, mulai dari tes TBC paru, pemeriksaan HIV, hingga pemeriksaan tinja.
Dari sisi biaya, rumah sakit memastikan tarif yang dikenakan kompetitif dan diatur secara resmi melalui Peraturan Bupati.
Selain itu, RSUD juga meluncurkan program Home Care, memungkinkan warga mendapatkan perawatan medis profesional tanpa harus keluar rumah.
Cukup menghubungi nomor WhatsApp resmi di +62813-2332-1112 untuk menyampaikan kebutuhan layanan.
Nantinya, tim medis akan dikirimkan sesuai kondisi kesehatan pasien. Soal tarif, layanan ini diberlakukan dengan biaya umum sesuai ketentuan yang berlaku. (ebo/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani