Jawa Pos Radar Magetan – Aksi menyalip bus berujung kecelakaan beruntun di jalur padat Maospati–Madiun, Sabtu siang (28/2).
Dua sepeda motor dan satu bus terlibat tabrakan di jembatan timur Taman Ria Maospati.
Tiga pengendara dilaporkan mengalami luka ringan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.20 WIB di wilayah Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati.
Arus lalu lintas sempat tersendat akibat insiden tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Iptu Sulanjar menjelaskan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Mega Pro AE 4274 DU yang dikendarai VCH (31) berboncengan dengan SS (63), Honda Vario AE 2150 QC yang dikendarai HS (57), serta Bus Mira S 7828 US yang dikemudikan AW (34).
’’Tiga orang mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan,’’ ujarnya.
VCH mengalami nyeri pada kaki dan tangan kanan.
Pemboncengnya, SS, mengalami luka di kedua kaki, pergelangan tangan kanan, serta nyeri punggung.
Sementara pengendara Vario, HS, mengalami luka robek di telapak tangan kanan dan lecet pada kaki.
Seluruh korban dalam kondisi sadar.
Berdasarkan kronologi, kecelakaan bermula saat Honda Mega Pro melaju dari arah timur menuju barat dan berusaha mendahului Bus Mira dari sisi kanan.
Namun pengendara diduga terlalu mengambil jalur lawan arah hingga bertabrakan dengan Honda Vario yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras membuat pengendara dan pembonceng Mega Pro terjatuh ke kiri.
Nahas, keduanya kemudian tersenggol bus yang berada tepat di belakangnya hingga memicu tabrak beruntun.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 2 juta.
Polisi masih melakukan penanganan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Sulanjar mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan di jalur padat maupun area jembatan.
’’Utamakan keselamatan. Kesabaran di jalan menjadi kunci menekan angka kecelakaan,’’ tegasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto