Jawa Pos Radar Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mencatat 84 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang Maret 2026. Insiden tersebar di 14 dari 18 kecamatan.
Kalaksa BPBD Magetan, Eka Radityo, menyebut mayoritas kejadian dipicu cuaca ekstrem.
Tercatat 37 kejadian cuaca ekstrem, 22 banjir luapan, dan 18 tanah longsor.
Selain itu, terdapat kejadian lain seperti evakuasi, penyelamatan hewan, hingga tumpahan solar di jalan.
Dari total kejadian, satu orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka-luka.
Sebanyak 37 kejadian pohon tumbang juga terjadi selama periode tersebut.
Kerusakan meliputi 13 rumah warga, dua ruas jalan, serta dua sepeda motor.
’’Kerusakan infrastruktur dan aset warga juga tidak sedikit,” ujarnya.
BPBD menilai Magetan masih memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Terutama saat cuaca tidak menentu.
’’Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat,” tegasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto