MAGETAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan terus mengasah kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana.
Salah satunya melalui pelatihan water rescue yang diikuti anggota Saka Pena (Satuan Karya Penanggulangan Bencana).
Latihan digelar di Embung Pendem, Kecamatan Ngariboyo, Minggu (12/4).
Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan teknis personel dalam penanganan kondisi darurat di perairan.
Petugas BPBD Magetan Nino Pratikta menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan langkah preventif untuk menghadapi potensi bencana, terutama banjir dan kecelakaan di air.
’’Latihan ini krusial untuk memastikan seluruh anggota memiliki keterampilan mumpuni saat menangani kondisi darurat, baik banjir maupun kecelakaan air,’’ ungkapnya.
Rangkaian latihan diawali dengan pembekalan teori.
Materi yang diberikan meliputi teknik dasar mendayung hingga pengoperasian motor tempel.
Setelah itu, peserta langsung melakukan praktik lapangan di area embung.
Fokus latihan diarahkan pada ketepatan teknik agar pengoperasian sarana evakuasi dapat berjalan efektif.
Selain itu, personel juga dilatih simulasi flip flop boat, yakni teknik mengembalikan perahu yang terbalik di tengah perairan.
Latihan tersebut menuntut koordinasi yang solid antaranggota tim agar proses evakuasi berjalan aman dan cepat.
’’Keterampilan ini sangat penting untuk meningkatkan ketangkasan dan kekompakan, sekaligus menjamin keselamatan personel saat bertugas,’’ tambahnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto