Jawa Pos Radar Magetan – Rencana penataan kawasan Jalan Hasanudin, Magetan, kembali tertunda tahun ini.
Keterbatasan anggaran membuat program tersebut belum masuk prioritas pembangunan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan konsep pengembangan sebenarnya sudah disiapkan.
Penataan diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, terutama pelaku UMKM di kawasan Plaza Ndoyo.
“Jalan Hasanudin harus disesuaikan agar bisa dimanfaatkan untuk UMKM saat ada kegiatan,” ujarnya, kemarin (4/5).
Baca Juga: Dana RT Magetan Belum Cair, Tunggu 5 Ribu Rekening Rampung
Namun, realisasi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena kalah prioritas dengan program lain.
“Sudah lama jadi rencana, tapi tahun ini belum bisa karena anggaran terbatas,” ungkapnya.
Meski tertunda, sejumlah penataan awal telah dilakukan. Ke depan, DPUPR merencanakan pembangunan trotoar di sisi kiri dan kanan jalan hingga Jembatan Ndoyo.
Trotoar sisi barat dirancang selebar sekitar 8 meter, sementara sisi timur sekitar 4 meter.
Area tersebut tidak hanya untuk pejalan kaki, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk UMKM dan kegiatan car free day (CFD).
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pokir Magetan, Satu Anggota DPRD Terima Rp 6 Miliar
Kawasan ini nantinya akan terhubung dengan Plaza Ndoyo dan Jalan Sawo, sehingga berpotensi menjadi pusat keramaian baru.
Total panjang penataan diperkirakan mencapai 500 meter hingga Jalan Monginsidi.
Selain trotoar, badan jalan juga akan diperlebar hingga sekitar 10 meter.
“Kalau trotoar sudah dibangun, jalan akan dilebarkan sampai pinggir trotoar,” pungkas Muhtar. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto