2.026 Penari Lenggang Mageti Semarakkan Hardiknas 2026 di Alun-Alun Magetan

Aprilita Sari • Dipublikasikan Selasa, 26 Mei 2026 | 11:24 WIB
Ribuan peserta menampilkan tari massal Lenggang Mageti saat puncak peringatan Hardiknas 2026 di Alun-Alun Magetan, kemarin (25/5). AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN
Ribuan peserta menampilkan tari massal Lenggang Mageti saat puncak peringatan Hardiknas 2026 di Alun-Alun Magetan, kemarin (25/5). AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung meriah dan kolosal.

Sebanyak 2.026 penari memadati Alun-Alun Magetan, Minggu (25/5), lewat penampilan tari massal Lenggang Mageti yang sarat nuansa budaya lokal dan semangat kebersamaan.

Ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan tampil kompak membawakan tarian khas Magetan tersebut.

Suasana semakin semarak dengan antusiasme masyarakat yang memadati area alun-alun untuk menyaksikan pertunjukan budaya itu.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan Suhardi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi refleksi semangat perjuangan Ki Hajar Dewantara sekaligus penguatan karakter peserta didik melalui pelestarian budaya daerah.

“Juga untuk menggali potensi dan kreativitas peserta didik maupun guru,” ujarnya.

Hardiknas 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Selain tari massal, rangkaian kegiatan juga diisi berbagai lomba tingkat PAUD hingga SMP, jurnalistik award, hingga deklarasi sekolah asri.

Suhardi menjelaskan, peserta tari massal berasal dari guru PAUD, TK, SD, SMP hingga siswa SMP dari berbagai sekolah di Magetan.

Menurut dia, momentum Hardiknas harus menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan secara nyata dan berkelanjutan.

“Harapannya, Hardiknas benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan, Hardiknas bukan hanya peringatan seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

“Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kecintaan budaya,” tandasnya. (ril/her/adv)

Editor : Hengky Ristanto
hardiknas 2026 Lenggang Mageti magetan pendidikan karakter Tari Massal