Pemkab Magetan Dorong UMKM Olah Hasil Bumi agar Tembus Pasar Modern

Aprilita Sari • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 16:10 WIB
Kentang menjadi salah satu komoditas unggulan Magetan yang didorong untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN
Kentang menjadi salah satu komoditas unggulan Magetan yang didorong untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab Magetan terus mendorong penguatan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan produk berbasis potensi lokal.

Salah satu langkah yang kini difokuskan adalah mendorong inovasi diversifikasi produk agar hasil bumi daerah tidak hanya dijual dalam bentuk mentah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Magetan Joko Trihono mengatakan, langkah tersebut penting agar komoditas lokal memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar modern.

“Langkah ini penting agar hasil bumi dan potensi daerah lainnya tidak hanya dijual mentah, melainkan memiliki nilai tambah yang signifikan dan mampu bersaing secara kompetitif di etalase pasar modern,” ujarnya, Kamis (28/5).

Menurut Joko, berbagai komoditas unggulan Magetan seperti cabai, kentang, hingga wortel sangat potensial dikembangkan menjadi produk turunan yang memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual lebih tinggi.

Dengan pengolahan yang tepat, hasil pertanian tersebut tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM.

“Kalau cabai hanya dijual dalam bentuk cabai, nilai jualnya terbatas. Tetapi jika diolah menjadi produk turunan, maka akan memiliki nilai tambah yang lebih baik bagi petani maupun pelaku UMKM,” jelasnya.

Joko menambahkan, diversifikasi produk juga dapat menjadi solusi saat harga komoditas pertanian mengalami penurunan di pasaran.

Dengan adanya produk olahan, petani tetap memiliki peluang memperoleh keuntungan meski harga hasil panen mentah sedang anjlok.

“Diversifikasi produk inilah yang akhirnya menjadi pilihan bagi petani agar tetap mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian,” urainya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
pasar modern diversifikasi produk potensi lokal umkm magetan hasil bumi