Jawa Pos Radar Ngawi – Kebakaran hebat melanda rumah milik Mutiah, 49, warga Dusun Randusongo I, RT 002/RW 001, Desa Randusongo, Kecamatan Gerih, Jumat (29/5) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang belum padam sempurna.
Api pertama kali muncul dari salah satu kamar rumah korban sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.
Kepala Seksi Penyelamatan Damkar Kabupaten Ngawi Rochmat Angga Permadi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.59 WIB dari warga setempat.
"Setelah menerima laporan, armada kami langsung berangkat ke lokasi," ujarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kebakaran diduga bermula dari kamar anak pemilik rumah.
Sebelum kejadian, anak korban disebut sempat merokok di dalam kamar dan membuang puntung rokok yang diduga masih menyimpan bara api.
Puntung rokok tersebut kemudian diduga membakar kasur dan benda mudah terbakar lainnya hingga api dengan cepat merambat ke bagian rumah yang lain.
Rochmat menjelaskan, laporan awal sempat menyebut adanya dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.
Namun, hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan saksi mengarah pada dugaan kelalaian akibat puntung rokok.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Ngawi menerjunkan dua unit armada tangki air dari Pos Induk Pemadam Kebakaran Ngawi.
Proses pemadaman dilakukan oleh personel Damkar Regu 1 di bawah komando Danru Nursidik dengan dibantu warga sekitar.
Petugas juga melakukan pembasahan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sedikitnya dua tangki air dihabiskan selama proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman sekitar pukul 02.30 WIB.
"Korban jiwa nihil. Untuk kerugian material ditaksir sekitar Rp 100 juta," pungkas Rochmat. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto