Jawa Pos Radar Magetan – Kondisi sejumlah fasilitas di kawasan GOR Ki Mageti mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Salah satunya pembatas taman di halaman kompleks olahraga tersebut yang mengalami retak hingga ambruk setelah diguyur hujan deras dalam beberapa waktu terakhir.
Kerusakan itu cukup mencolok karena berada di area depan yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat.
Selain mengganggu estetika kawasan, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pengguna fasilitas apabila tidak segera ditangani.
Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan memastikan perbaikan akan segera dilakukan.
Penanganan kerusakan menjadi tanggung jawab instansi tersebut karena berada di lingkungan aset GOR Ki Mageti.
“Benar, itu berada di halaman GOR Ki Mageti dan perbaikannya menjadi ranah Dindikpora,” ujar Kabid Pemuda dan Olahraga Dindikpora Magetan Wahyu Wijayanto, kemarin (3/6).
Menurut Wahyu, kerusakan diduga dipicu intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Magetan dalam beberapa pekan terakhir.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan struktur pembatas taman tidak mampu menahan tekanan tanah dan air.
“Kerusakan itu terjadi setelah hujan deras terakhir, akan kami perbaiki secepatnya,” katanya.
Meski demikian, pelaksanaan perbaikan tetap harus menyesuaikan kondisi anggaran yang tersedia.
Dindikpora saat ini juga tengah menghadapi sejumlah kebutuhan rehabilitasi fasilitas lain di kawasan GOR Ki Mageti yang dinilai lebih mendesak.
Karena itu, penanganan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas agar seluruh fasilitas publik tetap dapat berfungsi dengan baik dan aman digunakan masyarakat.
“Fasilitas krusial yang dinilai lebih mendesak perlu diprioritaskan terlebih dahulu penanganannya,” jelas Wahyu. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto