Jawa Pos Radar Magetan – Pergeseran minat kerja generasi muda mulai dirasakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan.
Jika sebelumnya lulusan SMA maupun SMK berlomba mencari pekerjaan di perusahaan, kini banyak yang justru memilih menekuni profesi sebagai konten kreator.
Kondisi tersebut membuat penyaluran tenaga kerja formal semakin menantang.
Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Kerja Disnaker Magetan Henry Kristiyono mengatakan, fenomena tersebut berdampak pada menurunnya kebutuhan generasi muda untuk mengurus kartu tanda pencari kerja (AK1).
Pasalnya, profesi konten kreator tidak mensyaratkan dokumen tersebut sebagai syarat bekerja.
"Anak-anak sekarang banyak yang memilih menjadi konten kreator. Kami sudah mencarikan lowongan ke berbagai perusahaan, tetapi justru banyak yang tidak berminat," ujarnya, Senin (29/6).
Menurut Henry, Disnaker selama ini rutin bekerja sama dengan berbagai perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat Magetan.
Namun, proses penempatan tenaga kerja kerap menemui kendala karena sebagian pelamar memilih mengundurkan diri hanya beberapa hari setelah diterima bekerja.
Dia menilai pekerjaan sebagai konten kreator dianggap lebih menarik karena menawarkan fleksibilitas waktu, tidak terikat jam kerja, dan dinilai lebih santai dibandingkan pekerjaan di sektor formal yang menuntut disiplin tinggi.
"Fenomena ini tidak hanya terjadi di Magetan. Hampir seluruh daerah mengalami kondisi yang sama karena banyak Gen Z tertarik dengan dunia media sosial," katanya.
Menyikapi perubahan tren tersebut, Disnaker mulai menyesuaikan materi pelatihan kerja dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.
Selain pelatihan keterampilan konvensional, peserta kini juga dibekali kemampuan membuat konten digital sebagai salah satu kompetensi baru.
Di sisi lain, informasi lowongan kerja terus disebarluaskan melalui media sosial resmi disnaker serta kerja sama dengan perusahaan di dalam maupun luar daerah agar kesempatan kerja tetap terbuka bagi masyarakat.
"Kalau peluang kerja di Magetan terbatas, kami carikan ke luar daerah. Setiap ada informasi lowongan langsung kami sebarkan agar bisa dimanfaatkan masyarakat," pungkas Henry. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto