Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

200 Peternak Magetan Demo di DPRD Jatim, Harga Telur Anjlok di Bawah HAP

Aprilita Sari • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:38 WIB
SUARAKAN ASPIRASI: Ratusan peternak ayam petelur asal Magetan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Timur untuk menuntut solusi atas anjloknya harga telur dan kenaikan harga pakan.
SUARAKAN ASPIRASI: Ratusan peternak ayam petelur asal Magetan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Timur untuk menuntut solusi atas anjloknya harga telur dan kenaikan harga pakan.

Jawa Pos Radar Magetan – Ratusan peternak ayam petelur asal Magetan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, Senin (29/6).

Mereka menuntut pemerintah segera mengambil langkah konkret menyelamatkan usaha peternakan rakyat yang tertekan akibat harga telur terus merosot, sementara harga pakan terus meningkat.

Sebanyak 200 peternak berangkat dari Magetan untuk menyampaikan langsung aspirasi kepada DPRD Jawa Timur.

Mereka berharap pemerintah memberikan kebijakan yang mampu mengembalikan keberlangsungan usaha peternak rakyat.

Perwakilan peternak ayam petelur Magetan, Muhammad Ali, mengatakan aksi tersebut menjadi bentuk perjuangan terakhir setelah berbagai persoalan yang dihadapi peternak belum juga mendapatkan solusi.

"Ada 200 peternak yang berangkat dari Magetan. Kami berharap pemerintah benar-benar mendengar dan memberikan solusi yang berpihak kepada peternak rakyat," tegas Ali.

Menurut Ali, tekanan terhadap peternak telah berlangsung selama beberapa bulan.

Sejak akhir Maret 2026, harga telur ayam di tingkat peternak terus berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp 26.500 per kilogram.

Di sisi lain, biaya produksi terus meningkat akibat harga pakan konsentrat yang mengalami kenaikan hampir setiap pekan. Kondisi tersebut membuat margin usaha peternak semakin tergerus.

Ali juga menilai persaingan usaha semakin berat setelah berkembangnya peternakan ayam petelur skala besar yang terintegrasi.

"Ironisnya, di saat pendapatan hancur, harga pakan konsentrat dari pabrikan justru mengalami kenaikan harga yang konsisten hampir setiap pekan," ujarnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #dprd jatim #peternak ayam #harga telur #peternakan