Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kuota Belum Penuh, Puluhan SMP Negeri di Magetan Masih Buka Pendaftaran

Aprilita Sari • Sabtu, 4 Juli 2026 | 04:25 WIB
Petugas melayani proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di salah satu SMP negeri di Magetan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Petugas melayani proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di salah satu SMP negeri di Magetan. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring di Kabupaten Magetan memang telah berakhir.

Namun, peluang masuk SMP negeri masih terbuka bagi calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah.

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan masih membuka kesempatan bagi siswa untuk mendaftar langsung ke sekolah-sekolah yang kuota penerimaan siswanya belum terpenuhi.

Kepala Dindikpora Magetan Suhardi mengatakan, tidak semua SMP negeri berhasil memenuhi pagu rombongan belajar (rombel).

Sebagian sekolah bahkan masih kekurangan satu hingga dua siswa untuk melengkapi kuota.

"Memang ada beberapa SMP yang sudah memenuhi pagu atau bahkan jumlah pendaftarnya melebihi kuota. Namun juga ada sekolah yang belum memenuhi pagu, meski kekurangannya hanya satu atau dua siswa," ujarnya, Jumat (3/7).

Berdasarkan data Dindikpora Magetan, dari 39 SMP negeri yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten, baru 11 sekolah yang kuota penerimaan siswanya telah terpenuhi.

Artinya, masih terdapat 28 SMP negeri yang membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru untuk mengisi sisa kuota yang tersedia.

Sebaliknya, sejumlah SMP favorit justru mengalami kelebihan pendaftar sehingga tidak seluruh calon siswa dapat diterima.

Karena itu, Dindikpora mengimbau para orang tua yang anaknya belum memperoleh sekolah agar segera mendatangi SMP negeri yang masih memiliki kursi kosong.

"Prinsip kami, anak-anak harus tetap sekolah. Karena itu, yang belum mendapatkan sekolah kami persilakan segera mendaftar ke sekolah yang pagunya belum tercukupi," tegas Suhardi.

Dindikpora menargetkan seluruh sisa kuota dapat terisi sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13–15 Juli 2026.

Suhardi menegaskan, mekanisme tersebut bukan merupakan gelombang kedua SPMB.

Kesempatan itu diberikan khusus bagi calon siswa yang hingga kini belum memperoleh sekolah.

"Ini bukan gelombang dua. Ini kesempatan kedua bagi anak yang belum dapat sekolah untuk mendaftar di sekolah yang pagunya belum terpenuhi," tandasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#SPMB Magetan 2026 #SMP Negeri Magetan #pendaftaran SMP Magetan #MPLS 2026 #Dindikpora Magetan